27.3 C
New York
Selasa, Agustus 16, 2022
spot_img

PEMBINAAN DESTANA SEBAGAI UPAYA TANGGAP BENCANA

Hari ini (30/07/22) sebenarnya adalah hari libur nasional dalam rangka memperingati 1 Muharram. Akan tetapi, Pemerintah Desa Pugerkulon mengadakan kegiatan yang sangat esensial untuk menanggulangi masalah bencana alam, yaitu Pembinaan Destana (Desa Tangguh Bencana) di Cemoro Sewu Pantai Pancer Puger Desa Pugerkulon. Peserta Pembinaan Desatana terdiri dari perangkat desa, linmas, relawan Destana, dan mahasiswa KKN yang berasal dari Universitas Jember, Universitas Islam Jember, dan Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyah (INAIFAS).

Kegiatan yang diadakan pada pukul 08.30 – 11.30 WIB ini mengundang narasumber lansung dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jember untuk memberikan materi mengenai penanggulangan bencana yang meliputi  1) pertolongan pertama pada korban bencana, 2) pemetaan daerah rawan bencana, dan 3) triase bencana alam.

Materi pertama adalah pertolongan pertama pada korban bencana. Langkah-langkah pertolongan pertama pada korban bencana meliputi:

  1. Mencari dua orang, satu sebagai saksi dan satu untuk menghubungi nomor darurat. Khusus Provinsi Jawa Timur dapat menghubungi
    Telepon : +62 (031) 8550222 Email : mail@bpbd.jatimprov.go.id
  2. Meletakkan korban di tempat yang nyaman dan rata.
  3. Memeriksa denyut nadi dan pernapasan korban. Pemeriksaan denyut nadi korban dapat di lakukan di bagian leher dan pergelangan tangan. Pemeriksaan pernapasan korban dapat dilakukan dengan cara mendekatkan telinga ke hidung korban. Cara lain adalah dengan menempelkan plastik di hidung korban, apabila terdapat uap air, maka dapat dipastikan korban masih hidup.
  4. Melakukan resusitasi jantung paru (RJP) atau cardiopulmonary resuscitation (CPR) dengan cara memompa dada korban sebanyak 15 x 3. Jika korban masih belum sadar maka perlu diberikan napas buatan.

Materi kedua adalah pemetaan daerah rawan bencana alam. Dikarenakan kondisi geografis Desa Pugerkulon adalah mempunyai lautan selatan, maka potensi bencana alam yang mungkin terjadi adalah tsunami dan puting beliung. Potensi tsunami lebih besar jika dibandingkan dengan puting beliung dikarenakan keberadaan zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia (generator gempa kuat) , sehingga  wilayah selatan Jawa merupakan kawasan rawan gempa dan tsunami.

Materi ketiga adalah Triase Bencana

Triase Bencana adalah pemberian kode atau pelabelan warna pada korban dengan penjelasan sebagai berikut:

1. warna hijau untuk korban yang masih sadar, bisa berjalan, dan mempunyai luka ringan

2. warna kuning untuk koran yang sadar dan mempunyai luka ringan hingga menengah

3. warna merah untuk korban yang tidak sadar dan mempunyai luka berat

4. warna hitam untuk korban yang tidak sadar dan kemungkinan besar meninggal.

Penganganan korban bencana didahulukan pada korban yang mempunyai luka paling ringan dikarenakan potensi untuk hidup lebih besar. Hal ini berbanding terbalik bagi penanganan  di rumah sakit, pasien yang ditangani terlebih dahulu adalah pasien yang mempunyai luka paling parah/ dengan label tertinggi (merah/hitam), kemudian yang paling ringan.

Semoga pembinaan Destana ini hanyalah sebuah teori yang tidak sampai dipraktikkan pada penanggulangan bencana. Semoga Negara Indonesia khususnya Desa Pugerkulon aman dan terhindar dari bencana alam.

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles