24.1 C
New York
Senin, September 20, 2021
spot_img

Tingkatkan Peran Kader dalam Pencegahan DBD Melalui Pemeriksaan Jentik – Jentik di Dusun Mandaran II

Puger Kulon – Pemerintah Desa Puger Kulon bersama Ketua PKK, Bidan, Tim pemeriksaan Puskesmas Puger, Kader Posyandu dan teman KKN Unmuh Jember, pelaksankan kegiatan PSN diawal tahun 2021 dilakukan di Dusun Mandaran II tanggal 26 Februari 2021.

Pemeriksaan jentik merupakan pemeriksaan yang pada setiap tempat-tempat penampungan air yang ada yang lebih dominan dihinggapi nyamuk sebagi sarangnya. Pemeriksaan jentik dilakukan dengan mengutamakan pemberantasan pada nyamuk demam berdarah yaitu nyamuk Aedes Aeggepty.

Penyakit DBD atau Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue. Penyakit DBD ditularkan oleh Nyamuk Aedes aegypti. Jarak terbang nyamuk Aedes yang dapat menempuh jarak hingga 100 meter memungkinkan penularan penyakit ini ke lingkungan dengan cepat sehingga menimbulkan KLB pada suatu wilayah.

Berbeda dengan vektor Penyakit Malaria, tempat perindukan Aedes aegypti sering ditemukan pada wadah atau kontainer yang berisi air jernih dan tenang baik di dalam maupun di luar rumah.

Tim pemeriksaan Jentik – Jentik setiap rumah terdiri dari :
• Anggota rumah tangga
• Kader
• Bidan
• Tenaga pemerikaan dari Puskesmas Puger

Apa yang perlu dilakukan agar rumah bebas jentik?

  1. Lakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M plus (menguras, menutup, mengubur, plus menghindari gigitan nyamuk)
  2. PSN merupakan kegiatan memberantas telur, jentik dan kepompong nyamuk penular berbagai penyakit seperti Demam Berdarah Dengue, Chikungunya, Malaria, Filariasis (kaki gajah) di tempat-tempat perkembangbiakannya.
  3. 3M plus adalah tiga cara plus yang dilakukan pada saat PSN, yaitu : Menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, tatakan kulkas, tatakan pot kembang dan tempat air minum burung. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti lubang bak kontrol, lubang pohon, lekukan-lekukan yang dapat menampung air hujan. Menguburatau menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air seperti ban bekas, kaleng bekas, plastik-plastik yang dibuang sembarangan (bekas botol/ gelas aqua, plastik, kresek, dll)

Plus menghindari gigitan nyamuk, yaitu :

  • Menggunakan kelambu ketika tidur
  • Memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk, misalnya obat nyamuk, bakar, semprot, oles/ diusap ke kulit, dll
  • Menghindari kebiasaan menggantungkan pakaian di dalam kamar
  • Mengupayakan pencahayaan dan ventilasi yang memadai
  • Memperbaiki saluran dan talang air yang rusak
  • Menaburkan larvasida (bubuk pembunuh jentik) di tempat-tempat yang sulit dikuras misalnya di talang air atau di daerah sulit air
  • Memelihara ikan pemakan jentik di kolam/ bak penampung air, misalnya ikan cupang, ikan nila, dll
  • Menanam tumbuhan pengusir nyamuk misalnya Zodia, Lavender, Rosemerry, dll

Apa manfaat rumah bebas jentik?

  1. Populasi nyamuk menjadi terkendali sehingga penularan penyakit dengan perantara nyamuk dapat dicegah atau dikurangi
  2. Kemungkingan terhindar dari berbagai penyakit semakin besar seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, Chikungunya, atau kaki gajah
  3. Lingkungan rumah menjadi bersih dan sehat

Bagaimana cara pemeriksaan jentik berkala?

  • Mengunjungi setiap rumah tangga yang ada di wilayah kerja untuk memeriksa tempat yang sering menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk/ tempat penampungan air di dalam dan di luar rumah serta memberikan penyuluhan tentang PSN kepada anggota rumah tangga
  • Menggunakan senter untuk melihat keberadaan jentik
  • JIka ditemukan jentik, anggota rumah tangga diminta untuk ikut menyaksikan/ melihat jentik, kemudian langsung dilanjutkan dengan PSN melalui 3M atau 3M plus
  • Memberikan penjelasan manfaat dan anjuran PSN kepada anggota rumah tangga

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,484FansSuka
2,948PengikutMengikuti
14,400PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles